Rapid Andriansyah
Rapid Andriansyah
29 Apr 2026 • 9 min read

Direktur CV: Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab

Pelajari peran direktur CV, tugas, tanggung jawab, syarat, dan kewenangannya dalam pengelolaan usaha dan legalitas perusahaan.

Direktur CV: Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab direktur cv

Gambar Ilustrasi Direktur CV: Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab

Direktur CV menjadi salah satu posisi paling penting dalam struktur perusahaan berbentuk Commanditaire Vennootschap atau CV. Dalam praktik usaha di Indonesia, direktur CV berperan sebagai pihak yang menjalankan operasional perusahaan, mengambil keputusan bisnis, hingga mewakili perusahaan dalam urusan hukum maupun kerja sama usaha.

Banyak pelaku usaha mendirikan CV karena proses pembentukannya relatif sederhana dibanding perseroan terbatas. Namun, masih banyak yang belum memahami bahwa posisi direktur CV memiliki tanggung jawab besar, terutama terkait pengelolaan usaha, risiko bisnis, hingga hubungan dengan pihak ketiga.

Memahami fungsi direktur CV penting bagi pemilik usaha, calon sekutu aktif, maupun tenaga profesional yang ingin menduduki jabatan strategis dalam badan usaha. Artikel ini membahas secara lengkap mengenai direktur CV, mulai dari pengertian, dasar hukum, kewenangan, perbedaan dengan jabatan lain, hingga tanggung jawab hukumnya dalam kegiatan usaha.

Baca Juga

Pengertian Direktur CV

Direktur CV adalah pihak yang bertindak sebagai pengelola utama perusahaan dalam bentuk Commanditaire Vennootschap. Dalam praktik hukum usaha Indonesia, jabatan ini umumnya dipegang oleh sekutu aktif atau sekutu komplementer yang memiliki kewenangan menjalankan perusahaan sehari-hari.

Berbeda dengan perseroan terbatas yang memiliki struktur direksi formal berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, struktur CV lebih sederhana. Meskipun demikian, istilah direktur CV tetap umum digunakan dalam dunia usaha, terutama pada dokumen administrasi perusahaan, perbankan, perpajakan, dan pengadaan proyek.

Sekutu aktif dalam CV memiliki tanggung jawab penuh terhadap operasional dan kewajiban perusahaan. Karena itu, direktur CV bukan hanya jabatan administratif, tetapi juga posisi yang menanggung konsekuensi hukum atas aktivitas usaha yang dilakukan.

Dalam proses legalitas usaha melalui OSS RBA, posisi direktur CV biasanya dicantumkan sebagai penanggung jawab perusahaan. Informasi tersebut terhubung dengan Nomor Induk Berusaha, perpajakan, hingga data perizinan lainnya. Pemahaman mengenai struktur badan usaha juga penting ketika Anda mempelajari NIB dan pendirian badan usaha agar tidak terjadi kesalahan penentuan pengurus usaha.

Baca Juga

Dasar Hukum Direktur CV di Indonesia

CV diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau KUHD, khususnya mengenai persekutuan komanditer. Dalam ketentuan tersebut, terdapat dua jenis sekutu, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif.

Sekutu aktif adalah pihak yang menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kewajiban usaha. Sementara itu, sekutu pasif hanya menyertakan modal tanpa terlibat dalam pengelolaan operasional perusahaan.

Karena tidak ada istilah direksi formal dalam KUHD untuk CV, maka istilah direktur CV berkembang dalam praktik bisnis dan administrasi modern. Jabatan ini biasanya dicantumkan dalam akta pendirian yang dibuat notaris.

Beberapa regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan CV dan jabatan pengurus usaha antara lain:

  • Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
  • Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta perubahan dan aturan turunannya
  • Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
  • Peraturan Menteri Hukum dan HAM terkait administrasi badan usaha

Dalam sistem OSS RBA, data direktur CV menjadi bagian penting karena digunakan untuk verifikasi identitas usaha, penerbitan izin usaha, dan pengelolaan aktivitas bisnis berbasis risiko.

Baca Juga

Tugas Direktur CV dalam Operasional Perusahaan

Direktur CV memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan usaha. Posisi ini tidak hanya bertanggung jawab terhadap kegiatan internal perusahaan, tetapi juga hubungan eksternal dengan klien, vendor, pemerintah, dan lembaga keuangan.

Secara umum, tugas direktur CV meliputi:

  • Mengelola operasional perusahaan sehari-hari
  • Mengambil keputusan bisnis dan strategi usaha
  • Mewakili perusahaan dalam kerja sama bisnis
  • Menandatangani kontrak dan dokumen legal
  • Mengelola sumber daya manusia perusahaan
  • Memastikan kepatuhan terhadap regulasi usaha
  • Mengurus administrasi perpajakan dan perizinan

Dalam perusahaan jasa konstruksi, direktur CV sering menjadi penanggung jawab administrasi tender, pengadaan proyek, hingga proses sertifikasi usaha. Hal ini berkaitan erat dengan kebutuhan legalitas seperti SKK Konstruksi dan sertifikat badan usaha.

Pemahaman mengenai jabatan kerja konstruksi dan kompetensi tenaga kerja juga penting karena direktur CV kerap menentukan susunan personel teknis dalam perusahaan.

Baca Juga

Wewenang Direktur CV

Selain memiliki tugas operasional, direktur CV juga memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan perusahaan. Wewenang tersebut biasanya diatur dalam akta pendirian atau perjanjian para sekutu.

Beberapa wewenang direktur CV antara lain:

  • Membuka rekening perusahaan
  • Menandatangani kontrak bisnis
  • Merekrut dan memberhentikan karyawan
  • Mengajukan izin usaha dan legalitas
  • Mengatur penggunaan modal perusahaan
  • Mewakili perusahaan di pengadilan atau instansi pemerintah

Namun, kewenangan tersebut tetap harus dijalankan sesuai kesepakatan para sekutu. Jika direktur bertindak di luar kewenangan atau melakukan penyalahgunaan jabatan, maka konsekuensi hukum dapat muncul, termasuk gugatan dari mitra usaha atau sekutu lainnya.

Dalam praktik pengadaan proyek pemerintah, kewenangan direktur CV juga menjadi perhatian penting karena nama pengurus perusahaan harus sesuai dengan data legalitas yang terdaftar pada sistem elektronik pengadaan.

Baca Juga

Perbedaan Direktur CV dan Sekutu Pasif

Salah satu hal yang sering membingungkan pelaku usaha adalah perbedaan antara direktur CV dengan sekutu pasif. Padahal, keduanya memiliki fungsi dan risiko hukum yang berbeda.

Direktur CV berasal dari sekutu aktif yang menjalankan perusahaan secara langsung. Sebaliknya, sekutu pasif hanya memberikan modal dan tidak boleh ikut campur dalam pengelolaan usaha.

Jika sekutu pasif ikut mengelola perusahaan secara aktif, maka status perlindungan tanggung jawab terbatasnya dapat hilang. Artinya, sekutu pasif bisa ikut menanggung kewajiban perusahaan sebagaimana sekutu aktif.

Berikut perbedaannya secara umum:

Aspek Direktur CV / Sekutu Aktif Sekutu Pasif
Pengelolaan usaha Mengelola operasional perusahaan Tidak mengelola perusahaan
Tanggung jawab Tidak terbatas Terbatas pada modal
Pengambilan keputusan Berwenang mengambil keputusan Tidak berwenang
Hubungan dengan pihak ketiga Mewakili perusahaan Tidak mewakili perusahaan
Baca Juga

Tanggung Jawab Hukum Direktur CV

Salah satu risiko terbesar menjadi direktur CV adalah tanggung jawab hukum yang tidak terbatas. Artinya, jika perusahaan memiliki utang atau masalah hukum, maka harta pribadi sekutu aktif dapat ikut menjadi objek pertanggungjawaban.

Hal ini berbeda dengan perseroan terbatas yang memisahkan tanggung jawab perusahaan dengan pemegang sahamnya. Karena itu, direktur CV harus berhati-hati dalam mengambil keputusan bisnis, terutama yang berkaitan dengan pinjaman, kontrak besar, atau kerja sama proyek.

Beberapa bentuk tanggung jawab hukum direktur CV antara lain:

  • Tanggung jawab atas utang perusahaan
  • Tanggung jawab perpajakan
  • Tanggung jawab terhadap wanprestasi kontrak
  • Tanggung jawab ketenagakerjaan
  • Tanggung jawab atas pelanggaran izin usaha

Dalam sektor konstruksi, risiko hukum juga meningkat jika perusahaan tidak memiliki tenaga kerja kompeten atau legalitas yang sesuai. Oleh sebab itu, banyak perusahaan mulai memperhatikan sertifikat kompetensi kerja dan SKK sebagai bagian dari kepatuhan usaha.

Baca Juga

Syarat Menjadi Direktur CV

Pada dasarnya, tidak ada syarat yang terlalu rumit untuk menjadi direktur CV. Namun, terdapat beberapa ketentuan umum yang lazim diterapkan dalam pendirian badan usaha.

  • Warga negara Indonesia
  • Memiliki KTP dan NPWP
  • Tercantum dalam akta pendirian CV
  • Tidak sedang dicabut hak usahanya oleh pengadilan
  • Bersedia menjadi penanggung jawab perusahaan

Dalam praktik bisnis tertentu, direktur CV juga diharapkan memiliki kompetensi manajerial dan pemahaman teknis usaha. Misalnya pada bidang konstruksi, direktur perlu memahami regulasi jasa konstruksi, pengadaan proyek, hingga pengelolaan tenaga kerja bersertifikat.

Pelaku usaha juga sering mengombinasikan legalitas usaha dengan pengurusan sertifikasi tertentu melalui proses sertifikasi SKK Konstruksi agar perusahaan lebih siap mengikuti tender maupun proyek swasta.

Baca Juga

Apakah CV Harus Memiliki Direktur?

Secara praktik administrasi usaha di Indonesia, hampir seluruh CV memiliki jabatan direktur atau pimpinan perusahaan. Meskipun KUHD tidak secara eksplisit menggunakan istilah direktur, keberadaan pengurus aktif tetap wajib ada karena perusahaan harus memiliki pihak yang bertanggung jawab menjalankan usaha.

Dalam pengurusan rekening bank, OSS RBA, perpajakan, hingga pengadaan proyek, identitas direktur atau penanggung jawab usaha selalu diminta. Karena itu, jabatan ini menjadi elemen penting dalam struktur perusahaan.

Bagi perusahaan yang ingin berkembang lebih besar, pemilihan direktur CV juga harus mempertimbangkan kemampuan pengelolaan usaha, integritas, serta pengalaman bisnis.

Baca Juga

Tantangan Direktur CV dalam Dunia Usaha

Direktur CV menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama sejak sistem perizinan dan pengadaan usaha mulai terdigitalisasi. Pengurus usaha kini harus memahami OSS RBA, perpajakan elektronik, pelaporan usaha, hingga sistem sertifikasi berbasis digital.

Selain itu, persaingan usaha juga semakin ketat. Direktur CV tidak cukup hanya memahami operasional bisnis, tetapi juga perlu memahami strategi pengembangan usaha dan pengelolaan risiko.

Dalam bidang jasa konstruksi, misalnya, direktur perusahaan harus memastikan tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Hal tersebut berkaitan erat dengan diklat dan pelatihan tenaga konstruksi yang kini menjadi perhatian penting dalam peningkatan kualitas SDM.

Tantangan lainnya adalah menjaga kepatuhan hukum perusahaan. Kesalahan administrasi kecil seperti ketidaksesuaian data pengurus, izin usaha kedaluwarsa, atau pelaporan pajak yang tidak tepat dapat memengaruhi kredibilitas perusahaan.

Baca Juga

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah direktur CV harus sekutu aktif?

Ya. Dalam praktik umum, direktur CV berasal dari sekutu aktif karena pihak inilah yang menjalankan dan mewakili perusahaan.

Apakah direktur CV bisa diganti?

Bisa. Pergantian direktur dilakukan melalui perubahan akta notaris dan pembaruan data administrasi perusahaan, termasuk OSS RBA dan perpajakan.

Apakah direktur CV bertanggung jawab atas utang perusahaan?

Ya. Sekutu aktif atau direktur CV memiliki tanggung jawab sampai pada harta pribadi apabila perusahaan tidak mampu memenuhi kewajibannya.

Apakah satu orang bisa menjadi direktur di beberapa CV?

Pada prinsipnya bisa, selama tidak melanggar perjanjian usaha, aturan internal, maupun ketentuan tertentu dalam kerja sama bisnis dan pengadaan proyek.

Apakah direktur CV wajib memiliki sertifikat kompetensi?

Tidak selalu wajib. Namun, pada sektor tertentu seperti jasa konstruksi, pemahaman kompetensi kerja dan legalitas usaha menjadi nilai penting dalam pengembangan perusahaan.

Baca Juga

Kesimpulan

Direktur CV memiliki peran sentral dalam pengelolaan perusahaan, mulai dari operasional usaha, pengambilan keputusan, hingga tanggung jawab hukum. Posisi ini umumnya dipegang oleh sekutu aktif yang memiliki kewenangan menjalankan perusahaan dan mewakili usaha di hadapan pihak ketiga.

Memahami tugas, kewenangan, dan risiko menjadi direktur CV sangat penting sebelum mendirikan atau mengelola badan usaha. Dengan pengelolaan yang baik, kepatuhan legalitas, dan dukungan kompetensi tenaga kerja yang tepat, CV dapat berkembang menjadi badan usaha yang profesional dan berdaya saing tinggi.

About the author
Profil author Rapid Andriansyah
Verified Expert

Senior Consultant Tender & Sertifikasi

Rapid Andriansyah · Konsultan Pengadaan & Sertifikasi Jabatankerja.com

Rapid Andriansyah berperan sebagai konsultan pendamping mitra bisnis dalam mempersiapkan strategi tender, pemetaan persyaratan administrasi, dan penguatan dokumen evaluasi teknis agar proses pengadaan lebih terstruktur.

Pendampingan yang diberikan berfokus pada kesiapan dokumen legalitas, kelengkapan data perusahaan, serta sinkronisasi kebutuhan proyek dengan ketentuan pemilik pekerjaan pemerintah maupun swasta.

Keahliannya juga mencakup penguatan persyaratan sertifikasi seperti SKK Konstruksi, SBU, ISO 9001/14001/27001, hingga CSMS agar perusahaan memiliki posisi yang lebih kredibel dan dapat dipercaya saat mengikuti tender.

Jabatankerja.com membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Konsultasi dengan Career Consultant profesional: terpercaya, respon cepat, dan layanan premium untuk mengembangkan karier dan peluang Anda.

Respon < 5 menit
Terpercaya
Premium
Gratis
Konsultan jabatankerja.com
Khotima

Career Consultant

Konsultasi via WhatsApp

Respon cepat

Konsultan jabatankerja.com
Novitasari

Career Consultant

Konsultasi via WhatsAppTelepon

Butuh bantuan? Hubungi kami.

Konsultasi Gratis — Respon < 5 menit

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Jabatankerja.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Related articles

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

UrusIzin.co.id Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001;
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing