06 Jul 2026 • 5 min read
Pelajari panduan lengkap mengenai perusahaan jasa di Indonesia, mulai dari aspek operasional, legalitas OSS RBA, hingga pentingnya sertifikasi kompetensi SDM.
Gambar Ilustrasi Mengenal Perusahaan Jasa: Jenis, Legalitas, dan Standar Kompetensi
Mendirikan sebuah lembaga nirlaba kini menjadi pilihan banyak pihak yang ingin berkontribusi secara sistematis dalam bidang kemanusiaan, pendidikan, atau keagamaan. Namun, memahami cara membuat yayasan sosial yang sah di mata hukum memerlukan ketelitian administratif yang tinggi. Yayasan bukan sekadar kumpulan orang dengan visi sosial, melainkan sebuah badan hukum yang memiliki pemisahan kekayaan pribadi dengan kekayaan organisasi, sehingga pelindungan hukum bagi pengelolanya menjadi lebih terjamin.
Prosedur pendirian yayasan di Indonesia telah mengalami simplifikasi melalui sistem elektronik, namun tetap berpijak pada landasan hukum yang ketat. Anda harus memastikan bahwa niat mulia ini dibarengi dengan kepatuhan terhadap regulasi agar di kemudian hari yayasan Anda tidak mengalami kendala saat menerima hibah, bekerja sama dengan pemerintah, atau menggalang dana dari masyarakat. Legalitas yang kuat adalah kunci kepercayaan publik terhadap sebuah yayasan sosial.
Artikel ini akan mengupas tuntas setiap tahapan, mulai dari penentuan nama, penyusunan anggaran dasar di hadapan notaris, hingga pengesahan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan memiliki pemahaman komprehensif mengenai kewajiban administratif dan hukum yang harus dipenuhi dalam proses pembuatan yayasan sosial di Indonesia.
Sebelum melangkah ke teknis pelaksanaan, Anda wajib memahami apa itu yayasan menurut hukum positif kita. Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota. Definisi ini secara tegas tercantum dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 yang kemudian diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan.
Berbeda dengan PT (Perseroan Terbatas) yang bertujuan mencari keuntungan (profit), yayasan bersifat nirlaba. Meskipun demikian, yayasan tetap diperbolehkan mendirikan badan usaha atau memiliki saham dalam sebuah perusahaan dengan batasan tertentu guna mendukung keberlangsungan program sosialnya. Pemisahan kekayaan awal adalah syarat mutlak dalam cara membuat yayasan sosial, di mana pendiri harus menyisihkan sebagian harta pribadinya sebagai modal awal kegiatan yayasan.
Struktur organisasi yayasan juga sangat spesifik. Terdapat tiga organ utama yang harus ada, yaitu Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Pembina adalah organ yang memiliki kewenangan tertinggi, sementara Pengurus adalah pihak yang menjalankan kegiatan operasional harian, dan Pengawas bertugas memantau kinerja pengurus. Memahami pembagian peran ini sangat penting agar saat penyusunan akta pendirian, Anda sudah memiliki gambaran siapa saja figur yang akan mengisi posisi tersebut secara kredibel.
Dalam mempraktikkan cara membuat yayasan sosial, dokumen yang lengkap akan mempercepat proses di tingkat notaris dan kementerian. Tanpa dokumen yang valid, pengajuan Anda berisiko ditolak oleh sistem AHU (Administrasi Hukum Umum) Online. Berikut adalah daftar persyaratan utama yang harus Anda siapkan:
Penting untuk dicatat bahwa jabatan pengurus tidak boleh dirangkap oleh pembina atau pengawas. Hal ini bertujuan untuk menjaga akuntabilitas dan fungsi kontrol di dalam internal yayasan. Integritas figur-figur ini akan menjadi cermin dari yayasan sosial yang Anda bangun.
Proses pendirian yayasan mengikuti alur birokrasi yang sistematis. Sebagai pendiri, Anda akan lebih banyak berinteraksi dengan Notaris, karena notaris memiliki akses ke sistem SABH (Sistem Administrasi Badan Hukum). Berikut adalah urutan langkahnya:
Notaris akan mengecek ketersediaan nama yang Anda inginkan pada sistem AHU Online. Jika nama tersedia, notaris akan melakukan pemesanan. Nama tersebut akan terkunci untuk Anda selama jangka waktu tertentu. Hindari menggunakan nama yang terlalu umum atau meniru nama yayasan besar agar tidak terjadi sengketa hukum di masa depan.
Setelah nama disetujui, notaris akan menyusun draf akta pendirian yang berisi Anggaran Dasar (AD). Anggaran Dasar ini mencakup visi, misi, maksud dan tujuan yayasan, serta tata cara pengelolaan aset. Para pendiri wajib hadir untuk menandatangani akta ini di hadapan notaris. Dalam poin ini, pastikan klausul mengenai "Bidang Sosial" dijabarkan dengan jelas agar sinkron dengan izin-izin operasional nantinya.
Setelah akta ditandatangani, notaris akan mengajukan pengesahan badan hukum ke Menteri Hukum dan HAM secara elektronik. Jika dokumen dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, Menteri akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pengesahan Badan Hukum Yayasan. Sejak saat inilah yayasan Anda resmi menjadi subjek hukum yang mandiri.
Setelah SK terbit, yayasan wajib mengurus NPWP Badan di kantor pajak setempat. Selanjutnya, yayasan harus didaftarkan di sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB berfungsi sebagai identitas utama sekaligus izin dasar bagi yayasan untuk menjalankan kegiatannya.
Banyak orang sering bingung mengenai tugas masing-masing organ dalam yayasan. Tabel di bawah ini merangkum pembagian tugas berdasarkan UU Yayasan untuk memudahkan Anda dalam menentukan struktur organisasi:
| Organ Yayasan | Tugas Utama | Kewenangan Kunci |
|---|---|---|
| Pembina | Menetapkan kebijakan umum yayasan. | Mengangkat dan memberhentikan pengurus/pengawas, mengubah anggaran dasar. |
| Pengurus | Menjalankan operasional harian yayasan. | Mewakili yayasan di dalam dan di luar pengadilan, mengelola program sosial. |
| Pengawas | Melakukan supervisi dan audit kinerja. | Memberi nasihat kepada pengurus, melakukan audit laporan keuangan. |
Mendapatkan SK Kemenkumham dan NIB hanyalah langkah awal. Jika Anda ingin menjalankan kegiatan sosial yang spesifik, seperti panti asuhan, lembaga santunan, atau rehabilitasi, Anda wajib memiliki Izin Operasional atau Tanda Daftar Yayasan Sosial dari Dinas Sosial setempat. Tanpa izin operasional ini, kegiatan yayasan bisa dianggap ilegal atau liar oleh otoritas setempat.
Persyaratan di Dinas Sosial biasanya meliputi proposal kegiatan, data sebaran penerima manfaat, serta kelayakan sarana dan prasarana. Selain itu, yayasan sosial yang melakukan penggalangan dana secara luas (PUB - Pengumpulan Uang atau Barang) wajib mengikuti ketentuan dalam UU Nomor 9 Tahun 1961 dan peraturan turunannya untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dana masyarakat yang dikelola.
Kepatuhan pada izin operasional ini sangat berdampak pada kemampuan yayasan untuk mendapatkan rekomendasi pemerintah saat mengajukan hibah atau saat bekerja sama dengan sektor swasta melalui program CSR (Corporate Social Responsibility). Perusahaan besar biasanya melakukan audit legalitas yang sangat ketat sebelum menyalurkan bantuan kepada sebuah yayasan sosial.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah terkait, kekayaan awal untuk yayasan yang didirikan oleh warga negara Indonesia minimal adalah Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Modal ini harus dibuktikan dengan surat pernyataan pemisahan kekayaan pribadi pendiri.
Secara umum, anggota organ yayasan tidak boleh menerima gaji, upah, atau honorarium dari kekayaan yayasan. Namun, terdapat pengecualian bagi pengurus yang menjalankan tugas secara langsung, bukan merupakan pendiri, dan tidak terafiliasi dengan pembina atau pengawas, yang ketentuannya diatur lebih lanjut dalam Anggaran Dasar.
Proses pemesanan nama dan tanda tangan akta biasanya memakan waktu 1-3 hari kerja. Setelah itu, pengesahan Kemenkumham secara online bisa terbit dalam waktu 1-7 hari kerja jika sistem lancar. Secara keseluruhan, hingga mendapatkan NIB, estimasi waktu yang diperlukan adalah 2-4 minggu.
Pendirian yayasan bisa dilakukan oleh satu orang atau lebih. Namun, meskipun pendirinya satu orang, dalam struktur organ yayasan tetap harus ada pemisahan figur untuk posisi Pembina, Pengurus, dan Pengawas agar fungsi manajemen dan kontrol tetap berjalan sesuai undang-undang.
Yayasan wajib diaudit oleh akuntan publik jika menerima bantuan dari negara/luar negeri sebesar Rp500.000.000 atau lebih, atau jika memiliki kekayaan (di luar tanah dan bangunan) lebih dari Rp20.000.000.000.
Mempraktikkan cara membuat yayasan sosial yang benar secara hukum merupakan manifestasi dari tanggung jawab moral para pendirinya. Dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam UU Yayasan, Anda tidak hanya membangun lembaga yang sah, tetapi juga menciptakan fondasi yang kuat untuk kepercayaan publik dan mitra kerja. Legalitas yang lengkap memberikan jaminan bahwa setiap kegiatan kemanusiaan yang dijalankan memiliki payung hukum yang jelas dan terlindungi dari potensi masalah administratif di masa depan.
Langkah selanjutnya setelah memahami teori ini adalah segera berkonsultasi dengan notaris tepercaya atau konsultan legalitas untuk memulai proses pemesanan nama dan penyusunan draf anggaran dasar. Pastikan visi sosial Anda tertuang dengan tepat dalam akta pendirian agar yayasan dapat bergerak lincah mencapai tujuannya tanpa terkendala urusan perizinan di tengah jalan. Selamat membangun perubahan positif bagi masyarakat!
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Konsultasi dengan Career Consultant profesional: terpercaya, respon cepat, dan layanan premium untuk mengembangkan karier dan peluang Anda.
Butuh bantuan? Hubungi kami.
Konsultasi Gratis — Respon < 5 menitJabatankerja.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
06 Jul 2026 • 5 min read
02 Jul 2026 • 4 min read
29 Jun 2026 • 4 min read
25 Jun 2026 • 6 min read
24 Jun 2026 • 7 min read
23 Jun 2026 • 7 min read
22 Jun 2026 • 7 min read
19 Jun 2026 • 7 min read
18 Jun 2026 • 7 min read
17 Jun 2026 • 7 min read
15 Jun 2026 • 7 min read
12 Jun 2026 • 7 min read
11 Jun 2026 • 7 min read
10 Jun 2026 • 7 min read
08 Jun 2026 • 7 min read
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutRaih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutTingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutPastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutTingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutJadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutLindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutPerangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutPrioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutCeritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR